Pages

Selasa, 10 Desember 2013

Mimpi kan Membawamu



Hidup adalah sebuah kisah. Berjuta kisah. Iya, ada banyak kisah yang dilalui masing-masing orang. Kisahku dan kisahmu tentu saja berbeda. Dimana letak perbedaannya? Perbedaan kisah antara aku, kamu, dia dan mereka ada di tokoh utama dalam kisah tersebut yang tidak lain adalah diri kita sendiri. Kamulah yang menentukan jalan hidupmu. Kamulah yang akan mengukir kisah hidupmu sendiri. Kisah seperti apa yang ingin kamu ukir dalam hidup, yang dapat membuat orang bisa mengenangmu ketika kamu telah tiada?
Berbicara tentang hidup, tak akan jauh dari tujuan hidup. Tentang apa yang ingin dicapai dalam hidup. Tentang impian dan harapan. Tentang cinta dan cita. Dan hidup seringkali berawal dari mimpi atau impian. Sebuah angan yang tidak nyata, hanya ada di benak saja, namun mempunyai arti yang sangat penting. Impianlah yang akan membawamu selangkah lebih maju, mengajakmu untuk menyusun berbagai macam rencana untuk dapat mewujudkannya menjadi nyata. Dengan berpedoman pada rencana hidup, kehidupan akan lebih terarah. Apakah sama kehidupan yang direncanakan dengan kehidupan yang dijalani begitu saja, kehidupan yang hanya dibiarkan mengalir seperti air? Ketahuilah, air selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah.
Bermimpilah kawan! Bermimpilah yang tinggi! Apapun mimpimu, perjuangkanlah. Dan jika kamu menemui masa sulit dalam upayamu mewujudkan mimpi, ingatlah orang-orang yang kausayangi. Mereka yang menyayangimu sangat ingin melihatmu bahagia, melihatmu sukses mulia. Sukses yang memberikan manfaat untuk sekitar. Tidakkah kamu ingin melihat senyum bahagia di wajah kedua orangtuamu, saudara-saudaramu, dan sahabat-sahabatmu ketika kamu sukses? Sebuah kebahagiaan yang tak terkira akan kau rasakan ketika melihat mereka tersenyum karenamu, karena prestasi dan pencapaian yang kamu raih.
Kehidupan di dunia ini hanyalah sementara dan sangat amat terlalu singkat. Bahkan orang jawa banyak yang mengibaratkan “urip nang ndunya kuwi kur mampir ngombe”, “hidup di dunia cuma seperti mampir untuk minum”. Sangat singkat, sangat cepat, dan setelah itu kehidupan abadi menanti kita. Kehidupan di akhirat. Manfaatkan waktu singkat di dunia untuk berbuat kebaikan. Mari kita berlomba dalam kebaikan. Ketahuilah, bahwa kehidupan di dunia ini pada hakikatnya adalah untuk mempersiapkan bekal untuk kehidupan di akhirat. Prinsip ini seharusnya tertanam kuat dalam benak dan hati kita, niscaya hidup kita akan lebih terarah dan lebih bermanfaat.
Salam sukses mulia untuk kita semua!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Foto saya
I am a college student at Gadjah Mada University, and I am studying healtlh nutrition.